Wamendikbud Bidang Pendidikan Apresiasi Kampus ISI Denpasar

Wamendikbud Bidang Pendidikan Apresiasi Kampus ISI Denpasar

Kunjungan Wakil Menteri bidang Pendidikan Prof.Dr.Ir.Musliar Kasim, MS semalam (17/11) merupakan kunjungan yang pertama ke Kampus ISI Denpasar yang diterima oleh Rektor beserta pejabat struktural ISI Denpasar. “Enam instruksi yang harus dilaksanakan seluruh kampus termasuk ISI Denpasar adalah Daya Serap, Tindak Lanjut BPK, Instruksi Menteri, Implementasi SPIP, Gerakan Bersih, Peningkatan Karakter Mahasiswa untuk mempererat NKRI” kata WaMentri. “Untuk mempererat nasionalisme, sebaiknya diadakan pertukaran mahasiswa dalam negeri yang bertujuan untuk meningkatkan nasionalisme dalam wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia” imbuhnya.

Instruksi tersebut sebagian besar telah dilaksanakan oleh ISI Denpasar, diantaranya pembangunan Gedung Pasca Sarjana dan Gedung Pameran FSRD yang tahun ini selesai. “Khususnya penghijauan tanaman ISI Denpasar telah melaksanakan dari tahun lalu”, ujar Prof.Rai. “Keperluan upakara yang melibatkan masyarakat di sekitar kampus dimana nantinya masyarakat dapat memanfaatkan tanaman untuk keperluan upacara, selain itu setiap mahasiswa melakukan kerja social berupa penanaman pohon yang diadakan setiap penerimaan mahasiswa baru” imbuhnya.

Kunjungan singkat mengenai proses pembelajaran di ISI Denpasar termasuk sarana dan prasarana dengan mengunjungi Panggung Terbuka (Open Theater), Gedung Pameran, Gedung Lata Mahosadhi yang merupakan museum gamelan dan satu-satunya di dunia, kemudian Gedung pertunjukan Natya Mandala dan Green Room. Setelah menyaksikan gedung pameran, Wamen menuju panggung terbuka dengan memberi masukan agar bias direalisasikan, dengan mengadakan pertunjukan regular dari mahasiswa yang bias dipasarkan pada travel agent sebagai destinasi wisata. Kemudian dilanjutkan menuju Green Room beliau melihat hingga kebersihan toilet, yang mencerminkan manajemen ISI Denpasar yang telah professional dan sebagai salah satu standar internasional class. Selanjutnya melakukan peninjauan ke Gedung Natya Mandala yang merupakan tempat pelaksanaan pementasan tugas akhir, pertunjukan-pertunjukan regular maupun dadakan, menerima kunjungan dalam dan luar negeri, dan sebagai tempat wisuda. Pak Wamen memberikan saran agar Pemda baik tingkat I maupun tingkat II diundang untuk menghadiri pertunjukan-pertunjukan yang dilaksanakan mahasasiswa bahkan disarankan untuk melakukan kegiatan seminar maupun workshop di kampus ini karena pendukung dari kegiatan seperti tarian fasilitas dan kelengkapan lainnya sangat mendukung untuk sebuah event. Walaupun hampir malam bapak Wamen sangat tertarik mengunjungi pusat dokumentasi Gedung Latta Mahosadi yang merupakan museum gamelan satu-satunya di dunia, disini tersimpan berbagai gamelan dari berbagai daerah di Indonesia yang mencerminkan NKRI. Termasuk ruang seminar yang ada di dalamnya representative untuk ditawarkan kepada pihak luar.

            Selama kunjungan ini Wamentri merasa puas ini tercermin dari sarana dan prasarana kampus yang bersih dan ini juga menjelaskan bahwa manajemen yang tertata sudah rapi dan memiliki kemampuan untuk menjadi kampus yang world class.

Comments are closed.