“Workshop Technical Assistance” Program I-M Here 2010

“Workshop Technical Assistance” Program I-M Here 2010

Bertempat di Gedung Natya Mandala, Jurusan Seni Karawitan ISI Denpasar Selasa kemarin  mengadakan acara pembukaan enam kegiatan asistensi teknis Jurusan seni Karawitan program I-MHERE (Indonesia - Managing Higher Education for Relevance and Efficienty) Sub-Component B.1. Batch III ISI Denpasar tahun anggaran 2010. Acara yang dihadiri oleh seluruh mahasiswa dan dosen Jurusan Karawitan, serta dosen Jurusan Tari ini dibuka secara resmi oleh Rektor ISI Denpasar, Prof. Dr. I Wayan Rai S.,M.A.

Koordinator kegiatan workshop ini, I Wayan Suharta,S.Skar.,M.Si., yang juga Ketua Jurusan Karawitan menyampaikan bahwa program rekonstruksi repertoire, konsep dan nilai-nilai karawitan Bali dan peningkatan kemampuan mahasiswa dalam pembuatan  dan pelarasan gamelan yang diimplementasikan dengan kegiatan workshop ini merupakan proses pemberdayaan tenaga pengajar dengan melibatkan mahasiswa Jurusan Karawitan secara aktif, sebagai solusi untuk mendekatkan dan menjalin kerjasama dengan “seniman alam” dalam hal pembuatan dan pelarasan gambelan, serta untuk menggali, mendokumentasikan dan mengembangkan cirri khas repertoire dari barungan tertentu. Workshop akan diadakan selama satu bulan, dan pelaksanaan kegiatannya dilalukan setelah proses pembelajaran berlangsung. Hari dan waktu diatur atas kesepakatan instruktur agar tidak mengganggu perkuliahan yang sudah terjadual.Workshop ini diikuti oleh 214 orang, terdiri dari 60 orang panitia dan seluruh mahasiswa Jurusan Karawitan dari Semester I sampai Semester VII berjumlah 154 orang. Adapun seniman alam yang terlibat adalah  Made Swastika,BAE: Instruktur Rekonstruksi Repertoire Gong Gede Batur,  I Made Terip: instruktur rekonstruksiu Repertoire Gong Kebyar Bali Utara, I Wayan lantir: instruktur rekonstruksi Gamelan Semara Pegulingan Teges Kangin, Peliatan, Gianyar, I Wayan Tebig: Gong Luang Br. Apuan Singapadu,
Ir. I Wayan Pager: instruktur pembuatan Gambelan Kerawang,
I Made Sutama: instruktur pelarasan pencon dan Bilah.

Rektor ISI Denpasar Prof. Dr. I Wayan Rai S.,M.A., dalam sambutannya mengatakan bahwa melalui program I-MHERE dengan pelaksanaan worshop “Technical Assitance” yang melibatkan seniman alam, para seniman akademis dapat menimba ilmu dari para seniman alam yang telah menyumbangkan ilmunya kepada mahasiswa maupun dosen ISI Denpasar. Prof. Rai juga mengekspresikan rasa terima kasih dan penghargaannya kepada para seniman alam tersebut. “Mahasiswa yang terlibat dalam workshop maupun dosen pendamping, hendaknya memanfaatkan peluang dan kesempatan emas ini sebaik-baiknya, sehingga ilmu yang telah disumbangkan oleh para seniman alam ini dapat diserap secara maksimal,” harapnya.

Humas ISI Denpasar melaporkan.

Comments are closed.