Seminar Nasional ” Seni Dalam Glokalisasi “

Seminar Nasional ” Seni Dalam Glokalisasi “

Poster-WEB-

SEMINAR NASIONAL

"SENI DALAM GLOKALISAI"

Latar belakang

Globalisasi merupakan fenomena yang luar biasa sepanjang zaman peradaban manusia modern. Adanya variasi dalam perkembangan media telah banyak menghasilkan perubahan besar dalam  beberapa aspek baik kehidupan social, budaya, maupun kesenian. Dengan adanya media global ini membuat banyak Negara-negara di belahan dunia  bersaing khususnya dalam hal budaya. Disini media berperan penting bagi wadah persaingan Negara-negara tersebut untuk memunculkan budaya masing-masing agar dapat menjadi sesuatu yang global. Globalisasi menjadi kesempatan besar bagi masing-masing budaya untuk mengenalkan di kancah internasional. Terkait dengan globalisasi menjadi sebuah perbincangan yang hangat dikalangan seniman dan desainer dengan persoalan eksistensi seni ditataran dunia global dan lokal. Mengambil wacana yang dibahasakan pada proseding Pascasarjana 2012 pada pengantarnya, Globalisasi  yang sedang  diwacanakan ternyata melampaui batas-batas kata world Globalisasi mengisyaratkan mengenai poin-poin lokal seni budaya yang tersebar di manapun dapat disebut aktivitas global. Jim Supangkat memberikan pandangannya mengenai global art bahwa upaya mengidentifikasi global contemporary art yang justru mempertanyakan tanda-tanda keseragaman. Berkaca dari konteks pengaruh era globalisasi terhadap budaya  dan kesenian lokal, rasanya semakin terpinggirkan. Warisan budaya lokal serta kesenian traditional (lokal) kita, semakin jauh terpinggirkan dari ingatan publik, baik generasi tua apalagi generasi muda, di tengah gelombang munculnya “budaya baru” di era globalisasi yang terus menjamur. Untuk menghidupkan budaya lokal tidak mesti menghapuskan globalisasi karena terkait dengan perkembangan zaman. Alternatif  yang harus dilakukan adalah perlu adanya semangat glokalisasi. Ritzer mendefiniskan, glokalisasi sebagai interpenetrasi global dan lokal yang memberikan hasil unik dalam wilayah geografis yang berbeda. Jika glokalisasi menekankan pada integrasi antara lokal dan global maka globalisasi adalah suatu proses yang menciptakan homogenitas melalui perluasan global mengenai format umum dan praktek tertentu (Ritzer, 2004: 77). Pada sisi lain, glokalisasi melibatkan interaksi dari banyak format budaya lokal dan global yang memimpin heterogenitas dalam kaitan dengan variasi lingkungan budaya. Di tengah dua ekstrim ini, Ritzer menyatakan bahwa “globalisasi melibatkan suatu pertentangan antara grobal dan glokal”(Ritzer, 2004. Melihat permasalahan yang diatas maka menjadi sebuah motivasi kami untuk mengadakan seminar yang sifatnya nasional dengan mengambil judul glokalisasi dalam seni.

Tujuan

Untuk mengetahui pengaruh glokalisasi terhadap eksistensi kesenian traditional (lokal).

Untuk meningkatkan pemahaman serta kesadaran masarakat terhadap kesenian daerahnya (lokal)

Manfaat

Dapat mengetahui pengaruh glokalisasi terhadap eksistensi kesenian traditional (lokal)

Dapat meningkatkan pemahaman serta kesadaran masyarakat terhadap kesenian daerahnya.

Gedung : Citta Kelangen ISI denpasar

Tanggal : 23 Juli 2015

Pendaftaran : Pascasarjana ISI Denpasar

Tlp/Fax : (0361) 227316 / 236100

email : [email protected]

Comments are closed.