Mahasiswa ISI Dps “Nyantrik”pada Nyoman Mandra: Hibah Pengajaran Inovatif B-Art

Mahasiswa ISI Dps “Nyantrik”pada Nyoman Mandra: Hibah Pengajaran Inovatif B-Art

Nyantrik

Nyantrik

Klungkung- Penutupan hibah pengajaran inovatif B-Art, Program Studi seni lukis, jurusan seni murni, Fakultas Seni Rupa dan Desain, Institut Seni Indonesia Denpasar, ditutup oleh Dekan FSRD Dra. Ni Wayan Rinu, M.Si, mewakili Rektor Prof. Dr. I Wayan Rai,S.MA Sabtu (1/8), di studio seni lukis wayang kamasan I Nyoman Mandra, Klungkung.

Penutupan ini juga dihadiri oleh Pj. Ketua Jurusan Seni Murni Drs. I Made Ruta, Ketua PS. Lukis Dra. I Made Purnami Utami,M.Erg, dosen pembimbing dan diawasi oleh wakil dari monitoring dan evaluasi (monev) ISI Denpasar.

“Nyantrik merupakan proses belajar langsung dari pendahulu maestro seniman lukis kamasan, dan ini merupakan program inovatif yang mengangkat nilai tradisional untuk dipelajari, di kembangkan dan dibawa pada pergaulan global di era posmodern ini, “ungkap Rinu dalam sambutan penutupannya.

“Wayang kamasan menurut Rinu merupakan Renaisancenya Bali yang patut diwariskan dan dipelajari oleh generasi muda agar nantinya dapat dikembangkan dan jangan sampai punah.

“Pihak kampus dan Bapak Rektor sangat bersyukur bahwa program “nyantrik” dapat terlaksana dan dikembangkan sebagai program pengajaran inovatif, sehingga dapat diikuti oleh program studi yang lainnya” harapnya.

Selanjutnya berharap seniman lukis kamasan I Nyoman Mandra dapat menjadi dosen luar biasa di FSRD, untuk mewariskan kehliannya kepada mahasiswa di kampus seni terbesar di Bali.

“Nyantik” diikuti oleh 15 mahasiswa semester IV seni lukis yang mengambil mata kuliah menggambar tradisi dua, berlangsung  selama seminggu penuh, (sama dengan satu semester) dan empat hari kerja mandiri untuk penyelesaian gambar, nantinya akan dinilai oleh dosen pembimbing Drs. I Nyoman Yasana, M.Erg. dan koordinator pelaksana Drs. I Nyoman Nirma, selanjutnya pihak FSRD memamerkan kepada masyarakat luas.

Seniman lukis klasik I Nyoman Mandra menyambut baik kegiatan”Nyantrik” ini dan bersyukur bahwa generasi muda masih mau belajar manggambar seni lukis klasik sebagai tradisi kita. Mandra berharap mahasiswa untuk terus berkarya dan mencintai seni tradisi di zaman modern ini agar seni lukis klasik kamasan semakin dikenal di manca negara.

Sehingga melalui lukis tradisi wayang klasik kamasan dapat menjadi gaung, yang lebih besar ketingkat internasional dengan muatan lokal sebagai lokal genius. Mudah-mudahan ini menjadi bukti bahwa program inovatif pembelajaran B-Art sangat berguna bagi mahasiswa, proses pembelajaran inovatif FSRD Isi Denpasar, dan pengembangan seni tradisi Bali secara lebih luas.

Keterangan foto: Mahasiswa PS. Lukis, Jurusan Seni Murni FSRD ISI Denpasar, foto bersama pada penutupan “Nyantrik” Hibah Pengajaran Inovatif di studio I Nyoman Mandra Kamasan Klungkung Sabtu (1/8). Insert mahasiswa sedang menggambar wayang klasik Kamasan. *

(By: arba wirawan)

Comments are closed.