Sambutan Direktur eksekutif HEI-IU, Dr. I Nyoman Suteja

Sambutan Direktur eksekutif HEI-IU, Dr. I Nyoman Suteja

Nyoman SutejaTiga pilar yang menjadi acuan dasar kebijakan Direktorat Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan Nasional untuk kurun waktu 2003 – 2010 dikenal dengan sebutan HELTS (Higher Education Long Term Strategy) 2003 – 2010. Ketiga pilar tersebut ádalah: the nation’s competitiveness, organization health, and autonomy/ decentralization. Sejalan dengan ketiga pilar yang menjadi acuan dasar tersebut, ISI Denpasar telah melakukan berbagai upaya untuk dapat ikut ambil bagian dalam upaya mewujudkan ketiga kebijakan dasar tersebut. Salah satu upaya yang cukup gencar dilakukan dalam kurun waktu 2003 – 2010 adalah dengan terus berusaha mendapatkan hibah-hibah pendanaan penyelenggaraan tri-dharmanya dengan senantiasa mengikuti kompetisi antar nerguruan tinggi tingkat nasional untuk memenangkan Program Hibah Kompetisi (PHK).

Dalam kurun waktu 2003-2010 ISI Denpasar telah berhasil memenangkan beberapa PHK prestigius, seperti: PHK DUE-like dalam periode 2003 – 2007 (selama 5 tahun) yang sasarannya untuk peningkatan pendidikan program S-1 (Developing Undergraduate Education), dan PHK Unggulan Bidang Seni (PHK: B-Seni) dalam periode 2007 – 2009 (selama 3 tahun) yang sasarannya adalah untuk pembiayaan program-program unggulan pada tingkat program studi, PHK Inherent dalam periode 2006-2008 yang sasaran lebih banyak kepada implementasi IT untuk kampus.

Saat ini yang sedang dalam periode implementasi adalah Program Hibah Kompetisi “I-MHERE (Indonesia – Managing Higher Education for Relevance and Efficiency) Sub-component B.1. Batch III. Secara garis besar PHK ini bertujuan untuk memperkuat sejumlah Program Studi dalam upaya meningkatkan relevansi dan efisiensinya serta untuk peningkatan tanggungjawab sosialnya terhadap masyarakat. Secara lebih rinci PHK ini di ISI Denpasar mencakup 3 (tiga) sub-program dan masing-masing dibagi menjadi sejumlah kegiatan dengan rincian sebagai berikut.

  1. Program untuk peningkatan tanggungjawab sosial (University/Institution Wide Programs) meliputi: (1) satu program out-reach (Meningkatkan jumlah calon mahasiswa dari kelompok masyarakat yang kurang beruntung secara ekonomi atau geografis), dan (2) satu program Com.Dev. (Kegiatan Pemberdayaan Masyarakat melalui Kerjasama dengan Kelompok Masyarakat Pengerajin di Gianyar).
  2. Program untuk Memperkuat Program Studi Kriya Seni yang meliputi tiga kegiatan, yaitu: (1) Menyempurnakan Mata Kuliah Kriya Seni untuk Memperkuat Kompetensi Lulusan; (2) Meningkatkan Kemampuan Bahasa Inggris Dosen dan Mahasiswa; dan, (3) Inventarisasi Kriya Seni Bali melalui Survey Pemetaan di Bali.
  3. Program untuk Memperkuat Program Studi Seni Karawitan yang meliputi empat kegiatan, yaitu: (1) Meningkatkan Proses Pembelajaran Seni Karawitan melalui Pengembangan Pengajaran Holistik; (2) Meningkatkan Keterampilan Mahasiswa di Bidang Konstruksi dan Pelarasan Gamelan; (3) Rekonstruksi Repertoir, Konsep, dan Tata Nilai Gamelan Bali; dan, (4) Meningkatkan Kualitas Proses Pembelajaran yang Berbasis TI.

Program dan Kegiatan yang dilaksanakan melalui I-MHERE Sub-Component B.1 Batch III ini diharapkan akan dapat memberikan kontribusi dan dukungan yang signifikan terhadap aktualisasi dari visi dan misi ISI Denpasar dan terhadap kebijakan nasional Pendidikan Tinggi di Indonesia yang tertuang dalam HELTS 2003-2010.

HEI-IU IMHERE ISI Denpasar,

Direktur Eksekutif.

Comments are closed.